HUT Caritas Keuskupan Sibolga Ke-8, “Mari Tebarkan Kasih ke Delapan Batu Penjuru”

maena seluruh staf saat HUT CKS ke-8
Print Friendly

Hari ini, hari yang kau tunggu…

Bertambah satu tahun usiamu…

Bahagialah kamu…

 

               

Begitulah penggalan lagu milik salah satu band rock ternama di Indonesia yang dinyanyikan oleh para staf Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) dan karyawan unit fundraising saat merayakan Hari Ulang Tahun CKS yang ke-8. Kebahagiaan terpancar dari semua insan yang memenuhi lantai II Gedung Caritas Market di kompleks Tabita, Gunungsitoli.

Seminar Sehari : “Peluang Bisnis Budidaya Tanaman Karet Dengan Sistem Wanatani (Agroforestry)”

seminar sehari pertanian feature
Print Friendly

Pulau Nias, khususnya wilayah Kabupaten Nias Barat, sekitar 70% ditumbuhi oleh tanaman penghasil karet. Hal ini menjadi faktor mayoritas masyarakat di kabupaten tersebut berprofesi sebagai petani dan pengusaha karet. Seyogiyanya, menjadi petani dan pengusaha karet adalah salah satu profesi yang sangat menjanjikan apalagi kondisi tanah di kepulauan Nias bisa dikatakan adalah surga bagi tanaman karet tersebut.

Analisa Usaha Tani untuk KMDS

feature_AnalisaUsahaTani
Print Friendly

Salah satu faktor penting penunjang kelentingan masyarakat untuk pengurangan risisko bencana adalah dari faktor kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi salah satu bagian penting dari program pengurangan risiko bencana yang diimplemetasikan oleh Tim Pengurangan Risiko Bencana yang dimanajemeni masyarakat di komunitas dampingan.

          Masing masing Organisasi Masyarakat-Pengurangan Resiko Bencana (OMPRB) yang ada di komunitas memiliki Kelompok Menolong Diri Sendiri (KMDS) dan KMDS ini membuat rencana kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga yakni dalam bentuk usaha pertanian. Dan untuk memaksimalkan hasil dari rencana kerja tersebut, maka diperlukan analisa usaha tani sederhana yang dapat memberikan gambaran atas kegiatan masing-masing KMDS di Komunitas dampingan.

Menggantung Harapan Pada Jembatan Gantung

feature_jembatan gantung
Print Friendly

Pembangunan jembatan gantung ini merupakan rencana kerja OMPRB Faomakhoda dalam melakukan mitigasi dari ancaman bencana. Memiliki suatu keinginan tak lepas dari sebuah mimpi terlebih dahulu, seperti halnya OMPRB Faomakhoda ini yang telah lama menginginkan jembatan penghubung antara Komunitas Luaha Moi dengan Desa Hiliuso.

PELATIHAN RELAWAN PAROKI KOMUNITAS DAMPINGAN PRBDM

Print Friendly

Relawan adalah seorang yang secara suka rela menyumbangkan waktu, tenaga, pikiran dan keahliannya untuk menolong orang lain (help others) dan sadar bahwa tidak akan mendapatkan upah atau gaji atas apa yang telah disumbangkan (unremunerated).

Bertempat di Rumah Retret Laverna-Kota Gunungsitoli, Divisi Pengurangan Resiko Bencana yang Dimanajemeni Masyarakat (PRBDM)-Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) menyelenggarakan “Pelatihan Relawan Paroki Komunitas Dampingan” pada 23 – 25 Mei 2013 yang lalu. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 29 peserta yang merupakan utusan dari setiap Paroki OMPRB yang telah di bentuk di 11 komunitas dampingan divisi PRBDM – CKS.

Peta Jalur dan Rambu Evakuasi untuk Pengurangan Resiko Bencana

pemasangan peta jalur evakuasi_feature
Print Friendly

Bencana gempa dan tsunami yang melanda Pulau Nias pada Tahun 2005, memberi banyak pembelajaran yang cukup positif bagi masyarakat khususnya di Desa Sawo, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara. Hal itu menjadi salah satu poin penting yang dicantumkan dalam Rencana Kerja (RK) OMPRB – Sendroro, salah satu komunitas dampingan proyek Pengurangan Resiko Bencana Caritas Keuskupan Sibolga (CKS). Menurut penuturan Ketua OM-Sendoro, Yason Nonosokhi Telaumbanua, saat terjadi bencana, masyarakat bingung dan panik hendak kemana. “Tidak ada arah yang jelas, kami melarikan diri dan berserakan dimana-mana dan tidak ada titik kumpul yang pasti. Saat itu hanya pastor paroki saja yang membantu dan mengarahkan kami untuk membuat dapur umum,” ungkap Yason.

Jiwa Muda Yang Kreatif, Sosial dan Terampil Adalah Penerus Bangsa Yang Handal

handycraft 4
Print Friendly

Caritas Center (CC) semakin hari semakin berusaha untuk menjadi tempat yang tepat bagi kaum muda. Selain menuntut ilmu lewat kursus keterampilan seperti perbengkelan, menjahit, tata boga, sablon, salon dan komputer, mereka juga dididik dengan berbagai kegiatan positif untuk menumbuhkan jiwa sosial terhadap mereka masing-masing.

Natal, Momen Untuk Berbagi Kasih

6_Kunjungan ke panti asuhan karya faomasi (5)
Print Friendly

Seperti tahun-tahun sebelumnya, keluarga besar Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) melaksanakan Syukuran Natal dan Tahun Baru. Tahun ini, CKS bekerja sama dengan Panti Asuhan Karya Fa’omasi-Laverna merayakaan kelahiran Yesus Kristus sang Juru Selamat bersama panti asuhan yang lain, yakni Panti Asuhan Monaco, Panti Asuhan ALMA, Panti Asuhan Caritas Dorkas-Fodo dan Panti Asuhan Kinderdorf-Gido, di AULA St. Yakobus-Laverna, Jumat 11 Januari 2013.

Belajar Selagi Umur Dikandung Badan

belajarselagiumurdikandungbadan
Print Friendly

Belajar itu tidak mengenal waktu dan tempat. Belajar itu tidak melulu harus di bangku sekolah atau menghadiri seminar atau pelatihan-pelatihan. Belajar itu dibutuhkan oleh setiap orang tanpa terkecuali. Orang yang mau belajar adalah orang yang dengan rendah hati mengakui ketidaktahuannya dan memiliki hasrat untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Belajar tidak perlu lagi tatkala umur sudah tidak dikandung badan.

Paket ‘Kasih’ Untuk Korban Banjir di Nias Barat

pastor mikael menyerahkan bantuan ke warga
Print Friendly

Hujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Nias Barat mengakibatkan banjir bandang setinggi 1,5-2 meter dari jalan raya dan merendam sekitar 160 hektar sawah siap panen, merobohkan dua jembatan di sungai Lahömi dan Simae’asi. Rumah 7.706 warga di lima kecamatan (Mandrehe Barat, Lahömi, Sirombu, Mandrehe Utara dan Moro’ö) juga tak luput dari genangan banjir bandang yang terjadi pada hari Minggu (4/11/2012) tersebut.

Lowongan Pekerjaan di Kebun Kelapa Sawit, Lampung

logo_smart 2
Print Friendly

 PT. SMART tbk, membutuhkan 10 orang karyawan baru untuk ditempatkan di kebun kelapa sawit yang berlokasi di Lampung. Berikut persyaratannya :

  • Laki-laki
  • Gaji 1,2 juta / bulan (bisa bertambah sesuai hasil kerja)
  • Biaya perjalanan Gunungsitoli-Lampung ditanggung oleh perusahaan
  • Diberi fasilitas rumah

Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website PT. SMART tbk atau hubungi Mega Mendrova (0852 7529 0109)

 

Harapan & Doa Untuk CKS Di Hari Jadi Yang Ke-7

peserta mengisi kain harapan
Print Friendly

Sepertinya sudah menjadi tradisi jika sebuah perayaan ulang tahun selalu ditandai dengan nyanyian selamat ulang tahun, peniupan lilin oleh yang berulang tahun, pemotongan kue tar, hingga penyampaian harapan dan doa bagi yang berulang tahun. Hal ini seolah menjadi atribut yang wajib ada. Jika tidak ada, rasanya perayaan ulang tahun terkesan hambar bagaikan sayur tanpa garam.

Kursus CC, Luar Biasa !

mega
Print Friendly

Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) kembali membuka kegiatan kursus ketrampilan bagi anak-anak yang putus sekolah dan kurang mampu lewat sebuah program Kursus Caritas Centre (CC). Kursus CC ini sudah memasuki tahap III dan gelombang I dari III gelombang yang direncanakan dan dibuka langsung oleh Direktur CKS, Pastor Mikael To, Pr pada hari Rabu, 10 Oktober 2012 di halaman kantor CKS, Jln. J. P. Vallon Ujung, Gunungsitoli.

Faktor ’3S’

P1160588 copy
Print Friendly

Keberadaan Resource Centre (RC) Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) sebagai unit pengembangan pertanian terpadu, hasilnya telah banyak dirasakan oleh masyarakat baik masyarakat kelompok dampingan CKS maupun masyarakat Nias pada umumnya. Di samping itu Resource Centre juga memfasilitasi berbagai pelatihan diantaranya pelatihan Teknis Budidaya Kakao sitem wanatani, pelatihan Teknis Budidaya Karet sistem wanatani, pelatihan Pembuatan  pupuk Organik (kompos), pelatihan Peternakan Babi dan pelatihan Teknik Budidaya tanaman muda/palawija.

Pembibitan Mahoni

PHTO0011.JPG
Print Friendly

Organisasi Masyarakat-Pengurangan Resiko Bencana (OM-PRB) SENDRORO kini telah berumur kurang lebih tiga tahun. Dengan pendampingan intensif dari Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) dan bermitra dengan Paroki Tuhemberua, kami melakukan banyak kegiatan di lingkungan organisasi sendiri dan juga di lingkungan sekitar.

Musim Kelatak, Harapan Baru

IMG00252-20120628-1757
Print Friendly

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Fa’omasi, adalah salah satu kelompok dampingan Divisi Livelihood Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) melalui proyek Community Managed Livelihood Promotion (CMLP) tahap II di Alasa. Terbentang sejauh kurang lebih lima kilometer dari jalan rabat beton yang merupakan satu-satunya akses transportasi kendaraan roda dua menuju kantor balai Desa Hilibanua Kecamatan Namohalu Esiwa-Nias Utara. Setelah dari kantor balai desa maka harus melakukan perjalanan jalan kaki melewati jalan hutan berbukit untuk sampai di Dusun Silimabanua lokasi KSM Faomasi.

Keranjang Sampah Dari Bambu

Keranjang sampah dari bambu
Print Friendly

 Awalnya, masyarakat Dusun 1 Dao-dao Zanuwu, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan berpikir pengadaan tempat sampah adalah hal yang mustahil. Mereka berpendapat bahwa tempat sampah harus terbuat dari bahan yang sangat kuat (misalnya besi atau semen) dan dapat menampung sampah sepanjang tahun. Secara umum, ini merupakan indikator bahwa tempat sampah merupakan hal baru dan pengelolaan sampah adalah pengetahuan yang baru. Di sinilah tantangan fasilitator mengarahkan seperti apa tempat sampah itu,  terbuat dari apa saja, dan seperti apa penggunaannya dan manajemen sampahnya secara sederhana.

Sehatkan Tanah Dengan Pupuk dan Pestisida Organik

sehatkan tanah
Print Friendly

Penggunaaan pupuk kimia dan pestisida kimia sudah sangat populer di kalangan para petani. Kalau tidak percaya sekali waktu datanglah berkunjung ke desa-desa dan coba tanyakan apa saja merek pupuk kimia yang mereka ketahui dan sering digunakan. Sederet jenis dan merek pupuk dengan sangat mudah disebutkan seperti Urea, KCl, MPK, Decis, Furadan, dan lain-lain. Ketika berdiskusi dengan petani di beberapa desa dampingan, ada dua alasan umum mengapa pupuk kimia dan pestisida kimia selama ini masih cenderung banyak digunakan. Alasannya adalah penggunaannya praktis tinggal beli dari penyedia dan proses untuk melihat hasil tanaman lebih cepat.

Newsletter CKS Edisi Oktober 2012

newsletter edisi okt 2012
Print Friendly

Divisi Komunikasi Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) telah menerbitkan majalah tiga bulanan (newsletter) edisi Oktober 2012. Edisi kali ini berisi tentang rangkuman beberapa kegiatan di masing-masing divisi dalam tiga bulan terakhir. Ada cerita dari Desa Dao-dao Zanuwu, Kecamatan Gomo tentang kreatifitas mereka membuat keranjang sampah dari bambu, sementara itu ada cerita lanjutan dari edisi sebelumnya tentang situasi Desa Sohoya dalam menghadapi ancaman bencana banjir. Komunitas CMLP II Alasa juga menyajikan cerita tentang harapan baru dari musim kelatak, begitu juga dari Resource Centre tentang faktor ’3S’ yang membawa dampak positif bagi kegiatan mereka. Organisasi masyarakat dampingan DRR juga tak kalah menarik dengan implementasi kegiatan OM dalam menanam bibit mahoni sebagai aksi PRB. Ada juga tulisan seputar pembukaan kursus CC dan sebuah artikel dari sahabat tentang ajakan penggunaan Pupuk dan Pestisida Organik.

Newsletter ini didistribusikan ke semua paroki serta komunitas/lembaga di Wilayah Keuskupan Sibolga. Kami juga menyediakan e-newsletter format pdf, bisa didownload di sini. Bagi yang ingin berlangganan e-newsletter via e-mail, silahkan kirimkan e-mail ke komunikasi@caritas.keuskupan-sibolga.org

DOWNLOAD NEWSLETTER CKS EDISI OKTOBER 2012

Perayaan ‘Tujuh Tahun’ Caritas Keuskupan Sibolga

tiuplilin
Print Friendly

Tidak terasa, sudah tujuh tahun Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) berkarya di wilayah Keuskupan Sibolga khususnya di Pulau Nias. Tepat pada tanggal 18 Oktober 2012, seluruh staf CKS dengan penuh sukacita merayakannya dengan acara sederhana namun meriah di Rumah Rekoleksi Desa Simanaere, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli. Lembaga Samaeri dan BNI sebagai mitra CKS  juga turut serta merayakan hari suka cita ini. Meski Bank BRI dan SPBU Hutagalung tidak berkesempatan untuk hadir, namun mereka turut memeriahkannya dengan menjadi sponsor kegiatan bersama Bank BNI.

Direktur CKS Membuka Secara Resmi Kursus CC Tahap III Gelombang I

DSC_0226
Print Friendly

 Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) kembali membuka kegiatan kursus ketrampilan bagi anak-anak yang putus sekolah dan kurang mampu lewat sebuah program Kursus Caritas Centre (CC). Kursus CC ini sudah memasuki tahap III dan gelombang I dari III gelombang yang direncanakan dan dibuka langsung oleh Direktur CKS, Pastor Mikael To, Pr pada hari Rabu, 10 Oktober 2012 di halaman kantor CKS, Jln. J. P. Vallon Ujung, Gunungsitoli.

Bersih, Lingkungan Indah dan Sehat

buangsampah_feature
Print Friendly

Penggalian Pembelajaran Partisipatif (P3) adalah suatu tahap di mana para pengurus kelompok masyarakat  melakukan diskusi untuk membahas bagaimana rekomendasi dijalankan, apa dan dari mana sumber daya yang dibutuhkan dan siapa yang akan melakukan semua rekomendasi tersebut. Tujuannya adalah supaya masyarakat memiliki pemahaman yang sama mengenai rekomendasi yang akan dijadikan rencana kerja dan memastikan kesadaran untuk berpartisipasi dan dukungan dari anggota kelompok. Ada rekomendasi yang bisa dikerjakan masyarakat dan sumber dayanya yang diberikan secara swadaya, namun ada juga rekomendasi yang perlu mendapat dukungan dari stakeholders seperti pemerintah dan lembaga non pemerintah.

Kepemimpinan dan Pengembangan Organisasi/Kelompok Masyarakat untuk Promosi Kesehatan

Kepemimpinan dan Pengembangan Organisasi Untuk Promosi Kesehatan_feature
Print Friendly

Sebagai sarana pemenuhan kapasitas kelompok masyarakat yang didampingi oleh Divisi Kesehatan di wilayah Paroki Lahusa-Gomo, maka pada tanggal 21 – 23 Mei 2012 bertempat di Ruang Pertemuan St. Leopoldo – Laverna, Gunungsitoli, diadakan pelatihan ‘kepemimpinan dan pengembangan organisasi / kelompok masyarakat untuk promosi kesehatan’ yang diikuti oleh fasilitator paroki dan pengurus KM (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara) khusus wilayah paroki Lahusa – Gomo. Melalui kegiatan ini, para pengurus KM dibekali pengetahuan dalam hal pengelolaan organisasi berbasis kesehatan sehingga kelak bisa menjadi organisasi yang berhasil dan mandiri.

Menciptakan Opsi Kebertahanan Yang Lebih Baik Bagi Masyarakat Yang Tinggal di Daerah Rawan Banjir

sohoya_feature
Print Friendly

Realita Banjir Di Sohoya

Desa Sohoya adalah salah satu komunitas dampingan proyek DRR Caritas Keuskupan Sibolga yang berada di Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias. Pendampingan di komunitas ini telah dimulai sejak tahun 2009. Berdasarkan hasil Kajian Risiko Bencana Partisipatif (KRBP), masyarakat mengidentifikasi banjir sebagai ancaman yang sering mengganggu aktivitas masyarakat. Jumlah populasi desa sekitar 500 diantaranya 230 laki-laki dan 270 perempuan.

Mereka Sama Dengan Kita

srsinta_terapi
Print Friendly

Anak berkebutuhan khusus atau anak cacat adalah kelompok marjinal paling rentan terhadap perlakuan diskriminatif baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. Mereka diabaikan dan dianggap tidak berguna bahkan mempermalukan keluarga. Lima tahun lalu, komunitas Susteran ALMA hadir membawa secercah harapan bagi mereka melalui metode CBR (Community Based Rehabilitation) atau RBM (Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat). Dengan metode kunjungan lapangan, anak-anak berkebutuhan khusus tersebut mendapat perhatian dan penanganan khusus dari para suster dan petugas lapangan yang sudah berpengalaman. Untuk mendukung kegiatan kemanusiaan ini, Caritas Keuskupan Sibolga menjalin kerjasama dengan komunitas Susteran ALMA sejak Januari 2012 sampai Juli 2014 yang didanai oleh Caritas Italiana. Proyek ini mencakup wilayah Sirombu, Mandrehe, Mandrehe Utara, Moi, Binaka, Gido, Idanogawo, Bawolato,  Tuhemberua, Hiliduho, Namohalu Esiwa, Lahewa, dan Lahewa Timur dengan 113 anak sebagai kelompok sasaran dan kemungkinan untuk bertambah lagi.

Ilmunya Sudah Saya Dapatkan

AmaJentrySedangMemperhatikanKaretOkulasi_feature
Print Friendly

Bapak Mesiduhu Zebua (21), yang kerap dipanggil Ama Jetri, adalah anggota KSM Sehati  dusun Sitoba’a, Desa Hilibanua, kec. Namohalu Esiwa. Bapak satu anak ini  sudah mengetahui dan terampil (berhasil) dalam mengokulasi karet.

Awalnya, beliau sama sekali tidak paham apa itu karet okulasi. Dia hanya mendengar dari abangnya yang baru pulang dari perantauan bahwa ada jenis karet yang bisa menghasilkan banyak getah. Selama ini, beliau hanya mengetahui jenis karet yang biasa ia sadap dan hanya sedikit menghasilkan getah. Begitu pula dengan pola tanam yang hanya sekedar menancapkan bibit karet yang diambil dari lahan-lahan produktif (penanaman secara tradisional).

Feature : Royn Silaen, “Saya kagum dengan transparansi dan akuntabilitas CKS”

Royn
Print Friendly

Juli 2011 lalu, Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) membuka divisi baru, yakni divisi Kesehatan. Divisi ini dipimpin oleh seorang wanita energik, luwes dan tegas, beliau adalah Royn Kristina Silaen, ibu satu anak dan telah mengabdi kepada masyarakat bersama CKS sejak tahun 2008.

Sebelum berkarya di CKS, beliau sempat menjadi tutor bagi anak-anak dampingan Yayasan PKPA Nias pada tahun 2006. Kemudian pada tahun 2008, beliau memantapkan langkah bersama CKS dan dipercaya sebagai co-facilitator, lalu menjadi training organizer dan terakhir menjadi staf budget monitoring sebelum akhirnya diberi tanggung jawab memimpin Divisi Kesehatan untuk menjalankan program Promosi Kesehatan Dasar Yang Dimanajemeni Masyarakat (PKDM).

CMDRR Episode III

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Print Friendly

November 2011, proyek CMDRR II berakhir, banyak pembelajaran dan pengalaman berharga yang diperoleh. Hasil evaluasi akhir proyek menyoroti banyak hal menarik yang muncul dari komunitas dampingan terutama menyangkut pelibatan masyarakat basis secara luas dalam membangun kelentingan masyarakat terhadap risiko bencana. Kendatipun demikian, hasil evaluasi proyek juga memperlihatkan hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian serius ke depan seperti keberlanjutan kelompok dampingan, pengembangan kapasitas relawan pendidikan PRB di komunitas, pengembangan kelompok relawan tanggap darurat di paroki hingga membangun kemitraan yang kuat antara kelompok dampingan dengan struktur instansi pemerintah. Hal-hal ini kemudian menjadi dasar dalam mengembangkan perencanaan proyek CMDRR jilid III.

Geliat di Tahun 2012

IreneZebua
Print Friendly

Tahun 2011 berlalu dengan banyak kenangan. Tahun 2012 yang dalam kalender Cina disimbolkan dengan Tahun Naga Air berjalan perlahan tapi pasti. Demikian halnya dengan pelayanan CKS, ada yang berlalu dan ada pula yang berlanjut. Tantangan dari karya terdahulu di tahun 2011 dijadikan pembelajaran di tahun 2012 ini.

           Beberapa karya CKS yang akan dilakukan pada tahun ini antara lain:

  • Program CMDRR untuk tahap III
  • Program CMLP di Alasa untuk  tahap II,
  • Program Gender fase II dengan target penyadaran gender yang lebih difokuskan kepada siswa/i sekolah di Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias
  • Program CBR bekerjasama dengan Pusat Rehabilitasi ALMA yang mengarah kepada anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarganya.
  • Program Beasiswa, merupakan lanjutan dari program di tahun sebelumnya dan akan berakhir pada bulan Juni 2012 ini.
  • Program CMHP di Gomo dan Amandraya
  • Program Livelihood di Moro’o dan pengembangan Resource Center Mandrehe sebagi  media belajar dan  pelatihan.
  • Program Caritas Center, wahana pelatihan kaum muda dari keluarga tidak mampu dan putus sekolah.
  • Program dukungan untuk Panti Asuhan di Gido dan Pusat Rehabilitasi serta Play Group di Fodo
  • Program pengembangan komunikasi dan IT
  • Program Pemberdayaan Ekonomi bekerjasama dengan PSE Keuskupan Sibolga
  • Program Livelihood bekerjasama dengan lembaga lokal L-SAMAERI
  • Program penggalangan dana untuk kemandirian pelayanan CKS melalui usaha-usaha Fundraising

 Daftar yang cukup panjang bukan. Namun tanpa dukungan dari seluruh pihak baik dari seluruh staf secara internal, pemerintah lokal dan terlebih-lebih dukungan dari umat Keuskupan Sibolga sendiri, CKS hanya berjalan sendirian. Semoga di tahun Naga Air ini, CKS bisa melayani dan berkarya seumpama geliat Naga Air yang mampu mengguncang aliran air dari hulu ke hilir.

Oleh : Irene Zebua (Office Manager CKS)

CMHP : Bersama, Mendaki Tangga Perubahan

pkdm (1)
Print Friendly

Setelah dilakukan pemilihan komunitas oleh tim kesehatan Caritas Keuskupan Sibolga (CKS) bersama dengan Pastor Paroki Lahusa Gomo, Pastor Rudy, Pr dan Pastor paroki Amandraya, P. Robertus Waruwu, OFMCap, maka pada bulan November 2011 lalu, tim kesehatan melakukan kegiatan immersion atau berbaur dengan semua orang di masyarakat.

Tahapan ini merupakan sebuah langkah untuk membina hubungan baik dan membangun kepercayaan di tengah-tengah masyarakat. Tahapan ini juga merupakan proses untuk mengenal situasi komunitas dampingan, tinggal bersama mereka dan merasakan apa yang dialami masyarakat. Selama menjalani proses ini, tim kesehatan mengikuti berbagai kegiatan secara langsung di masyarakat seperti terlibat dalam kegiatan olahraga, gereja (koor & vokal group), kebudayaan (maena), bermain dengan anak-anak dan juga ikut ke ladang, sekaligus juga melakukan diskusi dengan anggota masyarakat untuk memperkenalkan Promosi Kesehatan Dimanajemeni Masyarakat (PKDM), diharapkan bahwa masyarakat tidak beranggapan tim kesehatan CKS membawa bantuan materi semata.